hati lawan emosi

Di suatu hari yang indah,

disaat Mitra terbangun, tersenyum menyapa dunia

bangun seorang hamba, dengan segala keterbatasannya

 

Detik demi detik berlalu

hingga bumi terasa hangat

menunjukkan kehangatan Gea menyemangati manusia

memberikan semangat bagi mereka yang berjuang

berjuang mempertahankan jabatan, harta, atau sekedar bertahan hidup

 

Tiba saatnya sang raja duduk di singgasana

aura kesombongan terasa begitu pekat

kemalasan tergambar begitu jelas

menusuk sendi seorang hamba

 

Sesaat kemudian

sang raja sejenak melepas penat,

meninggalkan singgasana kekuasannya

Terlintas pikiran jahat di pikiran hamba itu

secepat kilat ia duduk di kursi sang raja

 

Suasana pun berubah mencekam

dunia pun seakan membisu

 

sang raja murka melihat tingkah si hamba

tapi entah bagaimana

si hamba berhasil mengusir sang raja keluar istana

 

Ketika itu,

sang ratu menangis, hatinya kalut

bukan takut kekuasaan sang raja direbut

tapi takut kehilangan diri suaminya

 

Sang ratu memohon, menangis

agar si hamba mau memaafkan sang raja

dan mau memakluminya

 

Terjadi peperangan dalam diri si hamba

antara membalas dendam kepada raja

dan berterima kasih atas semua kebaikan sang ratu

 

Hati mengalahkan emosi

si hamba memahami kecintaan sang ratu

iapun mengalah, berdiri, berserah diri meninggalkan singgasana itu

demi kebaikan sang ratu kepadanya

Leave a Reply